Rayon Mokdale Selatan Mengikuti Ibadah di GMIT Ebenhezer Daurandale

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID-
Perikop Tanah Air dalam Karya Allah: Menghayati Panggilan Menjaga Lingkungan dalam Terang Firman Tuhan

Landu Tengah,Minggu 8 November 2025 Suasana ibadah minggu di GMIT Ebenhezer Landu Leko, klasis Rote Timur, berlangsung penuh hikmat dan sukacita.

Ibadah kali ini menjadi istimewa karena turut dihadiri oleh Rayon Mokdale Selatan, yang datang bersama rombongan untuk bersekutu dalam firman dan pujian di tengah jemaat Ebenhezer.

Ibadah dipimpin oleh Ketua Majelis Ebenhezer Daurandale, Putri Benyamin, S. Th dengan tema perenungan “ Tanah Air dalam Karya Allah”, berdasarkan nats Yehezkiel 47:1–12.

Dalam khotbahnya, beliau mengajak seluruh jemaat untuk merenungkan makna air yang mengalir dari Bait Allah, sebagaimana disampaikan dalam kitab Yehezkiel. Air itu melambangkan kehidupan, kesegaran, dan pemulihan yang datang dari Allah.

“Air adalah kebutuhan pokok manusia. Dari air kita hidup, dari air juga bumi disegarkan. Karena itu, menjaga air berarti kita ikut serta dalam karya Allah memelihara ciptaan-Nya,” tegas Ketua Majelis dalam khotbahnya.

Kesadaran yang Masih Kurang
Dalam semangat bulan lingkungan, jemaat diajak untuk tidak hanya mengingat pesan besar tentang pelestarian alam, tetapi juga memperhatikan tindakan kecil dalam keseharian yang sering diabaikan.

“Kita sering bicara tentang menjaga lingkungan, tapi masih buang sampah sembarangan. Tempat sampah sudah ada, tapi kita lupa. Kadang kita pikir nanti saja, padahal dampaknya besar bagi masa depan kita sendiri,” ungkap beliau.

Beliau juga menyoroti kondisi sekitar di mana hutan-hutan mulai berkurang akibat alih fungsi lahan menjadi tambak garam. Meski hal ini membawa manfaat ekonomi, umat diajak untuk berpikir jangka panjang.

Jemaat Rayon Mokdale membawakan Pujian

“Kita senang tempat kita jadi lokasi tambak garam, tapi kita juga harus pikirkan apa yang kita ganti dari pohon yang hilang. Apakah kita masih bisa menikmati air segar di masa depan?”

Gerakan Menanam Air
Dalam ibadah ini, umat diajak untuk ikut dalam gerakan menanam air—sebuah upaya sederhana namun berdampak besar bagi kelestarian sumber air.

“Air menutupi 71 persen permukaan bumi, tapi hanya sekitar 3 persen yang air tawar. Tidak sebanyak yang kita bayangkan. Karena itu, kita harus tanam air—tanam pohon, tanam harapan. Jangan takut kalau nanti dimakan kambing; yang penting kita bekerja sama dengan pemerintah dan terus berbuat baik bagi bumi,” ajak pemimpin ibadah.

Lingkungan Sebagai Bait Allah
Khotbah ditutup dengan ajakan agar umat melihat lingkungan hidup sebagai Bait Allah—tempat Allah hadir dan berkarya di tengah ciptaan-Nya.

“Jadikan lingkungan kita sebagai Bait Allah. Saat kita menjaga tanah, air, dan udara, kita sesungguhnya sedang beribadah kepada Tuhan.”

Kehadiran Rayon Mokdale Selatan
Menambah semarak ibadah, Rayon Mokdale Selatan turut serta dalam persekutuan ini. Ketua Rayon, Bapak Ronal Makan Dolu, menyampaikan bahwa setiap tahun pihaknya menggelar ibadah di luar rayon sebagai bentuk kebersamaan antarjemaat.

Tahun ini, mereka memilih GMIT Ebenhezer Landu Leko sebagai tempat bersekutu dan berbagi berkat bersama.

“Kami bersyukur bisa beribadah bersama di sini. Ini menjadi momen mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat melayani Tuhan di mana pun kita berada,” ujar Ronal Makan Dolu.

Rayon Mokdale Selatan juga mempersembahkan pujian perorangan dan paduan suara, yang menambah sukacita dan kemeriahan dalam ibadah tersebut.

Ibadah ditutup dengan doa bersama, memohon agar Tuhan meneguhkan tekad umat untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari iman, serta terus menjadi alat-Nya dalam memelihara kehidupan di bumi.

(*tim)

Berita Terkait

Kepala KPH: Pemda Flotim Belum Kantongi Izin Kawasan Hutan Kuhe
Pemuda Katolik Rote Ndao Salurkan Tong Sampah, Romo: Dorong Kesadaran Ekologis
Kuasa Hukum Dua Pemuda Kelubagolit Minta Kasus Ganja Dihentikan
Bupati Rote Ndao Apresiasi Aksi Pemuda Katolik, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi untuk Perubahan Daerah
Aksi ke Dampak, Pemuda Katolik Rote Ndao Dukung Mbule Sio Lewat Bantuan 2 Tong Sampah di Kolam Oemau
Harga Minyak Tanah Tembus Rp 15.000 per Liter di Rote Ndao, Dugaan Permainan Agen Menguat
Pastikan Disiplin, Propam Cek Apel Fungsi
Sambangi Pulau Adonara, ADPRD Roby Kreta Reses Edukasi Damai Dukung Pemda

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:01

Kepala KPH: Pemda Flotim Belum Kantongi Izin Kawasan Hutan Kuhe

Kamis, 16 April 2026 - 16:37

Pemuda Katolik Rote Ndao Salurkan Tong Sampah, Romo: Dorong Kesadaran Ekologis

Kamis, 16 April 2026 - 09:37

Kuasa Hukum Dua Pemuda Kelubagolit Minta Kasus Ganja Dihentikan

Kamis, 16 April 2026 - 00:58

Bupati Rote Ndao Apresiasi Aksi Pemuda Katolik, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi untuk Perubahan Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 00:55

Aksi ke Dampak, Pemuda Katolik Rote Ndao Dukung Mbule Sio Lewat Bantuan 2 Tong Sampah di Kolam Oemau

Rabu, 15 April 2026 - 09:55

Pastikan Disiplin, Propam Cek Apel Fungsi

Rabu, 15 April 2026 - 08:45

Sambangi Pulau Adonara, ADPRD Roby Kreta Reses Edukasi Damai Dukung Pemda

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

Wujudkan Sinergi Nyata, FKIPK IAKN Kupang dan Yayasan Pendidikan Kristen Agape SoE Resmi Teken MoA

Berita Terbaru