SoE, Metrotimornews.id — Rabu, 19 November 2025 Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) melalui Badan Pengurangan Risiko Bencana (BPRB) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 48 kepala keluarga (KK) di Desa Oeleu, Kecamatan Toianas, yang terdampak bencana longsor pada 10 Mei 2025 lalu.
Kedatangan rombongan dipimpin oleh Pdt. Ekawati Lili, M.Th, selaku Sekretaris BPRB GMIT, bersama Pdt. Junenti Linome, S.Th, Ketua Klasis Amanatun Utara. Mereka menyambangi langsung lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan sekaligus melihat kondisi para warga secara dekat.

Dalam kesempatan tersebut, selain memberikan bantuan kebutuhan dasar, Pdt. Ekawati Lili juga melaksanakan sosialisasi pengurangan risiko bencana. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, khususnya ancaman longsor di wilayah rawan seperti Desa Oeleu.
Materi sosialisasi mencakup tanda-tanda pergerakan tanah, langkah mitigasi yang dapat dilakukan warga, serta prosedur evakuasi darurat yang aman.
Warga Oeleu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Sinode GMIT. Kehadiran langsung para pelayan gereja dinilai memberikan dukungan moral yang kuat sekaligus bantuan nyata untuk meringankan beban mereka pada masa pemulihan awal.
Pihak GMIT menegaskan bahwa pendampingan bagi warga terdampak tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Upaya lanjutan akan terus dilakukan guna memastikan proses pemulihan berjalan lebih baik dan masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
(Depo)








