KUPANG, MERTO TIMORNEWS.ID – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang tengah bersiap merayakan pencapaian akademik tertingginya. Sebanyak 387 calon wisudawan dipastikan akan mengikuti prosesi Wisuda Tahap I Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026 mendatang.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menyatakan bahwa seluruh persiapan teknis telah memasuki tahap finalisasi. Menurutnya, momentum ini bukan sekadar rutinitas kalender akademik, melainkan sebuah perayaan atas dedikasi dan kerja keras.
“Kami bersyukur panitia telah bergerak cepat memfinalisasi segala persiapan. Wisuda ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul,” ujar Dr. I Made Suardana saat diwawancarai awak media di halaman kampus IAKN Kupang pada, Rabu 11 Maret 2026.
Lebih dari Sekadar Seremoni
Bagi IAKN Kupang, melepas lulusan ke tengah masyarakat membawa tanggung jawab moral yang besar. Rektor menekankan bahwa gelar akademik yang disandang para wisudawan harus dibarengi dengan tiga pilar utama: Karakter, Kredibilitas, dan Kapasitas.
• Karakter: Integritas moral yang menjadi identitas lulusan IAKN.
• Kredibilitas: Kepercayaan yang dibangun melalui kejujuran intelektual.
• Kapasitas: Kemampuan teknis dan keilmuan untuk menjawab tantangan zaman.
“Wisuda bukan akhir, melainkan gerbang awal. Kami ingin para lulusan tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi gereja, bangsa, dan masyarakat,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Rangkaian Menuju Puncak: Penguatan Spiritual
Sebagai institusi berbasis keagamaan, IAKN Kupang menyisipkan agenda krusial sebelum hari-H, yakni Acara Pengutusan. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk ibadah bersama untuk memberikan bekal spiritual bagi calon lulusan.
Setelah penguatan batin melalui ibadah, para calon wisudawan akan mengikuti gladi resik untuk memastikan prosesi sakral pada 16 Maret nanti berjalan dengan khidmat dan lancar.
Optimisme untuk Masa Depan
Dengan semangat kebersamaan, IAKN Kupang optimistis bahwa 387 lulusan ini akan menjadi duta-duta almamater yang mampu memberikan kontribusi sosial yang signifikan. Momentum wisuda ini diharapkan menjadi refleksi mendalam bagi mahasiswa atas perjalanan panjang yang telah mereka tempuh di bangku kuliah.
Pihak kampus berharap, kehadiran para lulusan di tengah masyarakat dapat menjadi terang dan garam, membawa nilai-nilai akademik yang inklusif dan solutif bagi kehidupan bermasyarakat di Nusa Tenggara Timur dan Indonesia secara luas.
Reporter: Martin Knaufmone








