Diduga Jadi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Warga Desa Mio Minta Pendampingan Polisi

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Soe, Metrotimornews.id – Seorang warga asal Desa Mio, Kabupaten Timor Tengah Selatan, meminta perhatian dan pendampingan aparat kepolisian terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami adik kandungnya.

Melalui sambungan telepon kepada media ini pada Kamis, 27 Mei 2026, Deristo Faot yang saat ini berada di Kalimantan Tengah mengaku meminta bantuan kepada keluarga besar dan masyarakat agar mengawal proses hukum yang akan ditempuh keluarganya.

Ia menjelaskan bahwa adik kandungnya, Adriana Faot, diduga kembali menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya, Erwin Lasa. Tidak hanya itu, ayah kandung dari suaminya yang diketahui bernama Semi Lasa juga disebut ikut melakukan pemukulan terhadap korban.

“Suami adik saya sudah sering melakukan kekerasan terhadap adik saya. Orang tua kami sebelumnya masih mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan, tetapi kejadian serupa kembali terulang,” ujar Deristo.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi pada Kamis sore di Desa Mio, tepatnya di wilayah Cabang Pos 2 masuk Pahtuan katanya dengan dialek Soe

Deristo berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut agar korban mendapatkan perlindungan hukum dan pelaku mendapat efek jera sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ia juga meminta pendampingan bagi orang tuanya yang berada di kampung karena merasa takut dan tidak berdaya menghadapi situasi tersebut.

Adapun identitas keluarga korban yang disampaikan kepada media ini yakni:

  • Ayah korban: Yermias Faot
  • Korban: Adriana Faot
  • Suami korban: Erwin Lasa
  • Mertua korban: Semi Lasa

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi.

(*tim)

Berita Terkait

Aksi Nyata DWP RSUD HFL, Periksa Kesehatan Anggota dan Edukasi Hidup Sehat
RIMPAF TTS Soroti Dugaan Tebang Pilih Sanksi Etika, Desak Sekdes Bijaepunu Segera Dinonaktifkan
Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula
Mantan Anggota DPRD Soroti Proyek Kandang Sapi Rp1 Miliar di Tanjung Bunga
10 Tenaga kesehatan diduga hina pasien BPJS di media sosial, sanksi menanti
Sat Resnarkoba Sumba Timur Gencarkan Edukasi “Tanah Marapu Bersih Narkoba”
Tiap Momen Dijadikan Kesempatan, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Gaungkan “Tanah Marapu Bersih Narkoba” di Forum Konsultasi Publik
Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:30

Aksi Nyata DWP RSUD HFL, Periksa Kesehatan Anggota dan Edukasi Hidup Sehat

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:23

RIMPAF TTS Soroti Dugaan Tebang Pilih Sanksi Etika, Desak Sekdes Bijaepunu Segera Dinonaktifkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:55

Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:51

Mantan Anggota DPRD Soroti Proyek Kandang Sapi Rp1 Miliar di Tanjung Bunga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:45

Sat Resnarkoba Sumba Timur Gencarkan Edukasi “Tanah Marapu Bersih Narkoba”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:29

Tiap Momen Dijadikan Kesempatan, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Gaungkan “Tanah Marapu Bersih Narkoba” di Forum Konsultasi Publik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:47

Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:11

6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Opini

Website, Sumber Pendapatan Baru di Era Digital

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:03