Soe, Metrotimornews.id – Seorang warga asal Desa Mio, Kabupaten Timor Tengah Selatan, meminta perhatian dan pendampingan aparat kepolisian terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami adik kandungnya.
Melalui sambungan telepon kepada media ini pada Kamis, 27 Mei 2026, Deristo Faot yang saat ini berada di Kalimantan Tengah mengaku meminta bantuan kepada keluarga besar dan masyarakat agar mengawal proses hukum yang akan ditempuh keluarganya.
Ia menjelaskan bahwa adik kandungnya, Adriana Faot, diduga kembali menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya, Erwin Lasa. Tidak hanya itu, ayah kandung dari suaminya yang diketahui bernama Semi Lasa juga disebut ikut melakukan pemukulan terhadap korban.

“Suami adik saya sudah sering melakukan kekerasan terhadap adik saya. Orang tua kami sebelumnya masih mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan, tetapi kejadian serupa kembali terulang,” ujar Deristo.
Menurutnya, kejadian tersebut terjadi pada Kamis sore di Desa Mio, tepatnya di wilayah Cabang Pos 2 masuk Pahtuan katanya dengan dialek Soe
Deristo berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut agar korban mendapatkan perlindungan hukum dan pelaku mendapat efek jera sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
Ia juga meminta pendampingan bagi orang tuanya yang berada di kampung karena merasa takut dan tidak berdaya menghadapi situasi tersebut.
Adapun identitas keluarga korban yang disampaikan kepada media ini yakni:
- Ayah korban: Yermias Faot
- Korban: Adriana Faot
- Suami korban: Erwin Lasa
- Mertua korban: Semi Lasa
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi.
(*tim)







