GMIT Menggelama Siap Tampil Maksimal di Pesparawi HUT ke-66 Jemaat Imanuel Nemberala

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi pribadi Paduan Suara Jemaat GMIT Menggelama saat menjalani sesi latihan intensif menjelang tampil pada ajang Pesparawi GMIT tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 dalam rangka HUT ke-66 Jemaat GMIT Imanuel Nemberala. Dengan penuh semangat dan kekompakan, 33 anggota paduan suara mempersiapkan harmoni pujian terbaik demi memuliakan nama Tuhan. Foto: Dok. Pribadi untuk Metrotimornews.id

Dokumentasi pribadi Paduan Suara Jemaat GMIT Menggelama saat menjalani sesi latihan intensif menjelang tampil pada ajang Pesparawi GMIT tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 dalam rangka HUT ke-66 Jemaat GMIT Imanuel Nemberala. Dengan penuh semangat dan kekompakan, 33 anggota paduan suara mempersiapkan harmoni pujian terbaik demi memuliakan nama Tuhan. Foto: Dok. Pribadi untuk Metrotimornews.id

ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Jemaat GMIT Imanuel Nemberala, gelaran lomba paduan suara tingkat Kabupaten Rote Ndao siap menggetarkan panggung pelayanan pada Selasa, 2 Juni 2026 pukul 15.00 WITA.

Kegiatan yang dipusatkan di Gereja Imanuel Nemberala tersebut dikemas dalam ajang Pesparawi GMIT tingkat Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 dengan mengusung tema agung, “Biarlah Segala yang Bernafas Memuji Tuhan.”

Sebanyak sembilan gereja GMIT se-Kabupaten Rote Ndao akan ambil bagian dalam perlombaan bernuansa rohani ini untuk memperebutkan penampilan terbaik dalam harmoni pujian dan pelayanan.

Menjadikan Panggung Lomba Sebagai “Mezbah” Ibadah

Salah satu kontingen yang menyatakan kesiapan penuh ialah Jemaat GMIT Menggelama. Di sela-sela sesi latihan intensif pada Senin, 1 Juni 2026, salah satu peserta, Jacobia Smaut, menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka bukan semata-mata mengejar kemenangan.

“Tujuan utama kami mengikuti Pesparawi ini adalah untuk memuliakan Tuhan melalui kidung pujian. Ini bukan sekadar panggung kompetisi biasa mencari juara, melainkan sebuah ‘mezbah’ ibadah untuk mengekspresikan iman Kristen secara bersama-sama, sekaligus memupuk kebersamaan antara sesama anggota jemaat,” ujarnya penuh semangat.

Menurut Jacobia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan persaudaraan antarumat, baik di lingkungan internal Jemaat GMIT Menggelama maupun antar-jemaat di Kabupaten Rote Ndao.

Didukung Penuh Struktur Pelayanan Jemaat

Kesiapan mental dan teknis tim Paduan Suara Jemaat Menggelama mendapat dukungan penuh dari jajaran pelayanan jemaat. Hadir memberikan motivasi dan pendampingan selama masa persiapan yakni Ketua Majelis Jemaat, Pdt. Ronal Arwadi Kolo, Sekretaris MJH Moses Deni Heli, serta Vikaris Ni Sarah Medo Ludji.

Tim paduan suara tersebut diasuh oleh pelatih Yacomina Adolfina Manuain dengan kekuatan 33 penyanyi, terdiri dari perpaduan suara laki-laki dan perempuan yang siap menampilkan harmoni terbaik di hadapan dewan juri.

Dalam perlombaan nanti, setiap kontingen diwajibkan membawakan dua lagu, yakni lagu wajib “Akan Kunyanyikan” dengan nada dasar C = Do dan lagu pilihan “Datanglah Padaku” dengan nada dasar F = Do.

Penampilan para peserta akan dinilai oleh tim juri kompeten, yakni Jek Kapitan, Naldo, dan Dina yang dikenal memiliki pengalaman dalam dunia tarik suara gerejawi.

Masyarakat dan jemaat di Kabupaten Rote Ndao pun kini bersiap menyaksikan harmoni pujian dari sembilan gereja GMIT yang akan menyatukan suara demi kemuliaan nama Tuhan dalam perhelatan rohani tersebut. (*tim)

Berita Terkait

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga
Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Berita Terbaru