KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID – Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang. Program studi tersebut resmi meraih peringkat Akreditasi Baik berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 6701/SK/BAN-PT/AK/S/VI/2026.
Dalam keputusan tersebut, BAN-PT menyatakan bahwa Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama pada Program Sarjana IAKN Kupang telah memenuhi syarat untuk memperoleh peringkat akreditasi Baik. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola akademik, serta kualitas layanan kepada mahasiswa.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas hasil yang telah diraih. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh sivitas akademika.

“Akreditasi ini adalah hasil dari kerja keras bersama. Kami bersyukur atas pencapaian ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para pemangku kepentingan yang telah memberikan kontribusi terbaiknya,” ujar Dr. I Made Suardana.
Lebih lanjut, rektor menegaskan bahwa raihan akreditasi ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat.
Prestasi ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama untuk terus berinovasi dan memperkuat perannya dalam mencetak calon penyuluh agama yang profesional, berkarakter, dan siap menjawab tantangan zaman.
Dengan diperolehnya Akreditasi Baik dari BAN-PT, IAKN Kupang semakin meneguhkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang berorientasi pada mutu, keunggulan, dan pelayanan bagi masyarakat. Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya dan mengukir prestasi yang membanggakan di tingkat regional maupun nasional.
Reporter ; Martin Knufmone








