Pelemahan Rupiah dan Singkatnya Waktu Kegiatan Diduga Pengaruhi Daya Beli Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAA, METROTIMORNEWS.ID – Festival Keluarga Malole Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Rote Ndao, Selasa (09/06/2026), berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan edukatif, hiburan, dan pameran produk lokal. Namun di balik kemeriahan tersebut, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengaku belum menikmati dampak ekonomi yang signifikan.

Sejumlah stan pameran, termasuk milik SMKN Pantai Baru dan SMKN 1 Lobalain, terlihat sepi transaksi meskipun pengunjung cukup ramai memadati lokasi kegiatan. Kondisi serupa juga dirasakan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan yang turut ambil bagian dalam festival tersebut.

Para peserta mengaku harus mengeluarkan biaya operasional untuk transportasi, konsumsi, hingga persiapan produk, namun hasil penjualan selama kegiatan belum mampu menutupi biaya yang dikeluarkan.

Salah seorang pelaku UMKM yang enggan disebutkan namanya dan disamarkan sebagai Mikris mengatakan terdapat beberapa faktor yang diduga memengaruhi rendahnya transaksi selama festival berlangsung.

“Pengunjung memang banyak, tetapi yang membeli tidak terlalu banyak. Kami melihat daya beli masyarakat sedang menurun. Selain itu, waktu pelaksanaan yang cukup singkat juga membuat kesempatan berjualan menjadi terbatas,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ekonomi nasional yang ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan hingga berada di kisaran Rp17.900 sampai Rp18.000 per dolar AS. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap harga barang dan kemampuan masyarakat dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.

Meski demikian, para pelaku UMKM tetap mengapresiasi kesempatan yang diberikan panitia dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk berpartisipasi dalam Festival Keluarga Malole 2026.

Bagi mereka, kehadiran dalam festival bukan semata-mata mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi sarana promosi produk lokal serta memperkenalkan hasil karya masyarakat kepada pengunjung.

“Kami tetap bersyukur bisa ikut berpartisipasi. Harapannya ke depan kegiatan seperti ini bisa berlangsung lebih lama dan memberikan ruang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang,” tambahnya.

Festival Keluarga Malole 2026 sendiri merupakan kolaborasi antara Yayasan Selancar Arungi Indonesia (Arungi) Affiliate of Surfaid, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, dan TP PKK Kabupaten Rote Ndao dengan tema “Bapa Hebat – Mama Bijak, Wujudkan Generasi Emas Indonesia.”

Selain menghadirkan talkshow parenting, lomba keluarga, dan berbagai pertunjukan seni budaya, festival tersebut juga menjadi wadah promosi produk UMKM dari seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao.

(MTN)

Berita Terkait

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga
Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43

Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Berita Terbaru