Operasi Sarang Narkoba 2026, Satresnarkoba Sumba Timur Awasi Ketat J&T Waingapu

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAINGAPU, METROTIMORNEWS.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumba Timur memperketat pengawasan terhadap aktivitas jasa pengiriman barang J&T Express Cabang Waingapu, Jumat (16/10/2026) siang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi kepolisian dengan sandi “Operasi Sarang Narkoba 2026” yang bertujuan memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, termasuk melalui jasa pengiriman paket lintas pulau.

Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, S.H., mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap modus penyelundupan narkoba yang memanfaatkan jasa ekspedisi.

Menurutnya, paket narkotika kerap disamarkan dalam kemasan barang biasa untuk mengelabui petugas dan menghindari pemeriksaan.

“Hasil evaluasi kami, pengiriman sabu, ganja sintetis, dan obat keras Daftar G seperti Tramadol dan Samyun Wan saat ini memanfaatkan jasa ekspedisi. Paket dibungkus rapi seperti barang elektronik atau pakaian untuk mengelabui petugas,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satresnarkoba berkoordinasi dengan Kepala Cabang J&T Express Waingapu, memeriksa penerapan standar operasional prosedur (SOP) penerimaan paket, serta memberikan edukasi mengenai ciri-ciri kiriman yang patut dicurigai mengandung narkotika.

Petugas mengingatkan pihak ekspedisi agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pengirim yang menunjukkan perilaku mencurigakan, alamat penerima yang tidak jelas, pergantian nomor telepon secara berulang, maupun paket dengan bau atau bunyi yang tidak lazim.

“Kami sampaikan kepada pihak J&T untuk wajib curiga terhadap pengirim yang tidak mau paketnya dibuka, alamat penerima tidak jelas, pengirim gonta-ganti nomor HP, dan paket yang berbau menyengat atau berbunyi mencurigakan,” jelas Iptu I Gede Putu Parwata.

Selain memberikan edukasi, petugas juga melakukan pemeriksaan secara acak terhadap sejumlah paket yang akan dikirim ke luar daerah maupun paket yang baru tiba di Waingapu.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut mengedepankan koordinasi dan prosedur pemeriksaan yang berlaku. Pihak ekspedisi diminta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan kiriman yang dinilai mencurigakan.

“Kami tidak melakukan pembongkaran paksa. Kami edukasi pihak J&T untuk menjadi mitra Polri. Jika ada paket mencurigakan, segera hubungi kami untuk dilakukan pemeriksaan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti pada satu kegiatan. Selama Operasi Sarang Narkoba 2026, pihaknya akan melaksanakan monitoring secara rutin dan acak terhadap berbagai jasa pengiriman barang di wilayah Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku peredaran gelap narkoba sekaligus meningkatkan peran perusahaan ekspedisi dalam membantu kepolisian mencegah penyalahgunaan jalur pengiriman barang.

Iptu I Gede Putu Parwata juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi.

“Kami imbau masyarakat Sumba Timur yang mengetahui adanya paket mencurigakan berisi narkoba agar segera melaporkan ke Call Center Satresnarkoba Polres Sumba Timur di nomor 085 113 516 688. Identitas pelapor kami rahasiakan,” tegasnya.

Satresnarkoba Polres Sumba Timur berharap sinergi antara kepolisian, perusahaan jasa pengiriman, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayah Sumba Timur.

Berita Terkait

Dari Kelistrikan ke Pertanian Cerdas, Siswa SMKN Kolbano Hadirkan Inovasi IoT
Siswa SMK Negeri 2 Soe Ciptakan Alarm Pendeteksi Gerakan di IoT NTT Bootcamp 2026
Cegah Narkoba Masuk Sumba, Satresnarkoba Razia Truk Ekspedisi di Pelabuhan Waingapu
Peserta Membludak di Seminar PilotX Flores Timur, Investasi Digital Jadi Sorotan
Tiga Siswa SMKN 2 Takari Usung Inovasi Manajemen Sampah di IoT NTT 2026
Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital
Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen
Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:38

Dari Kelistrikan ke Pertanian Cerdas, Siswa SMKN Kolbano Hadirkan Inovasi IoT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:13

Operasi Sarang Narkoba 2026, Satresnarkoba Sumba Timur Awasi Ketat J&T Waingapu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:34

Siswa SMK Negeri 2 Soe Ciptakan Alarm Pendeteksi Gerakan di IoT NTT Bootcamp 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:45

Cegah Narkoba Masuk Sumba, Satresnarkoba Razia Truk Ekspedisi di Pelabuhan Waingapu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:36

Peserta Membludak di Seminar PilotX Flores Timur, Investasi Digital Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:34

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:20

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Berita Terbaru