Prodi Pendidikan Penyuluh Agama IAKN Kupang Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT, Teguhkan Komitmen Menuju Mutu Unggul

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID – Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama (PPA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), Institut Agama Kristen Negeri Kupang melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) secara daring pada 29–30 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses akreditasi program studi sebagai upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, profesional, dan berdaya saing.

Asesmen yang berlangsung melalui platform Zoom Meeting tersebut menghadirkan tim asesor BAN-PT yang melakukan verifikasi dan validasi terhadap berbagai aspek akademik, tata kelola, serta kinerja kelembagaan program studi.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur sivitas akademika dan mitra eksternal, mulai dari pimpinan institusi, pimpinan fakultas, program studi, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga stakeholder. Keterlibatan seluruh pihak menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran komprehensif mengenai kualitas penyelenggaraan pendidikan di Prodi Pendidikan Penyuluh Agama.

Dalam sambutannya, Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, menegaskan bahwa proses akreditasi tidak sekadar menjadi pemenuhan administrasi, tetapi merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta penguatan budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.

“Akreditasi adalah sarana untuk melihat sejauh mana kualitas yang telah dibangun dan bagaimana komitmen kita dalam menghadirkan pendidikan yang terus berkembang sesuai tuntutan zaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FKIPK, Delsylia T. Ufi, memaparkan profil fakultas beserta berbagai capaian yang telah diraih dalam bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama kelembagaan.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Prodi Pendidikan Penyuluh Agama, Kurniawati Aseleo, menyampaikan perkembangan dan capaian program studi, implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kemitraan strategis yang telah dibangun, serta arah pengembangan prodi dalam menjawab kebutuhan gereja dan masyarakat di masa depan.

Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan pendalaman dokumen, wawancara dengan mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, stakeholder, serta melakukan verifikasi terhadap implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diterapkan oleh program studi dan institusi.

Rangkaian kegiatan asesmen ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Asesmen Lapangan secara simbolis oleh Koordinator Prodi Pendidikan Penyuluh Agama bersama tim asesor BAN-PT. Prosesi tersebut disaksikan oleh pimpinan IAKN Kupang dan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan secara daring.

Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Melalui proses evaluasi yang komprehensif ini, program studi semakin memperkokoh langkah menuju institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan relevan dalam menghasilkan lulusan yang mampu melayani gereja, masyarakat, serta bangsa secara profesional dan berintegritas.

(Martin Knaufmone)

Berita Terkait

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:43

Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Berita Terbaru